Rabu, 27 Mei 2015

Manisnya Hidup

"People fall in love in mysterious way" - Ed Sheeran - Thinking Out Loud
"... Which only proves, moves in mysterious ways" - Nina - Love Moves in Mysterious Ways

Karena ada suatu chat dipagi hari yang berbunyi:
"Ah, btw, your writings has improved a lot"
langsung mikirin konsep buat tulisan selanjutnya. Sambil bekri, mandi, dan gowes ke kantor, akhirnya diputuskan menulis tentang 'ini'. Ngumpulin konsepnya sih udah dari lama, cuma baru kepikiran buat digabungin. So once again, please bear with me.

Mumpung masih musim semi, saat dimana bunga-bunga mulai bermekaran dan tunas-tunas bermunculan, alangkah baiknya membahas temannya yaitu si Jatuh Cinta.

Kali ini gw coba bahas tahap-tahap yang (mungkin bakal) terjadi saat seseorang lagi kasmaran. Mulai dari gaada rasa apa-apa, sampai berbunga-bunga. Dari yang tadinya biasa aja, sampai akhirnya jadi putus asa. Pokoknya macem-macem, deh.

Langsung saja kita mulai sesi kali ini. Tahap pertama dari setiap proses jatuh cinta

1. Nothingness

"Isi adalah kosong, kosong adalah isi" - Tong Sam Chong di film (ato serial) Sun Go Kong

Sebenernya arti quote ini gaada hubungannya sama apa yang bakal aku ceritain disini. Cuma keliatannya keren aja kalo dikasih quote gitu. Maafkan.

Yak tahap pertama dari segalagalanya adalah ketiadaan. Persis seperti pertama kali dunia diciptakan, dari ketiadaan. Seperti itu pula lah tahap pertama.

Dia yang tidak boleh disebut namanya, atau mulai saat ini kita pakai istilah "dia", berada diluar jangkauan sensormu. Dia berada di galaksi yang berbeda, asing, tidak terdefinisi. Singkat cerita kau bahkan tidak memandangnya sebagai kandidat, tidak sedikitpun.
(Tentu saja ada kemungkinan kau tidak mengalami tahap ini, dan langsung loncat ke tahap selanjutnya. Hal ini akan dijelasakan pada poin selanjutnya. Bersabarlah.)

Apa yang dia lakukan? Masabodo!
Kemana dia tiap akhir pekan? Masabodo!!
Dia udah makan atau belum? Masabodo!!!
Dipikiranmu masih tertanam konsep "Loe loe, gue gue. Loe mau ngapain bukan urusan gue. Vice versa". Tapi percayalah, sesuai perkembangan kedepan ini bisa berubah :)


2. Awareness

"The first step toward change is awareness" - Nathaniel Branden

"Langkah pertama menuju perubahan adalah kesadaran", mungkin kira-kira gitu yah artinya. Intinya, tahap kedua ini bakal ngebahas tentang kesadaran.

Di tahap ini sensormu yang tadinya tidak menangkap apa-apa, mulai menangkap sinyal-sinyal lemah yang menggelitik otakmu. "Hey, kau. Mungkin dia orang yang tepat", begitulah kira-kira artinya kalo sinyal dari otakmu diterjemahkan. Biasanya hal ini terjadi setelah kalian membuat 'kenangan' bersama, misalnya makan bareng, jalan-jalan bareng, nyanyi-nyanyi bareng, kerja bareng, menginap bareng, dan lain-lain.

Jangan khawatir. Kemungkinan besar cuma kau yang menganggap aktifitas-aktifitas itu sebagai 'kenangan', sedangkan dia tidak. Mungkin sensormu terlalu aktif, dan perlu dikalibrasi ulang. Tapi seperti pembukaan paragraf ini, jangan khawatir! Karena sesungguhnya ini baru tahap kedua. Masih banyak waktu untuk membuat perubahan.

Ada juga kasus dimana seseorang tidak mengalami tahap pertama (nothingness) dan langsung masuk ke tahap kedua ini. Orang awam biasa menyebutnya "Jatuh cinta pada pandangan pertama". Kalo aku sih beda. Bilangnya "Ah, paling penampilannya/sifatnya sesuai ama daftar fetish loe. Wajar dong kalo sensor loe nangkep sinyal-sinyal itu".
Contoh kasusnya, sebut saja si T punya fetish terhadap rambut pendek. Suatu hari pas si T lagi nongkrong bareng geng di perempatan, tiba-tiba ada seorang cewek berambut pendek datang dan terjadilah percakapan:

"Mas, bank jo itu dimana ya?"
"Oh itu, Mbak" *sambil nunjuk lampu lalu lintas*
"Oh bank jo itu bukan nama bank toh? Makasih yah, Mas" *sambil berlalu*
"Iya, Mbak. Sama-sama" *sambil kesengsem*

"Eh cuy, yang tadi cakep yah", sembari lapor ke teman-temannya.
"Ah biasa aja", timpal yang lain.
"Eeeeeeeh?! Masa cuma gue yang ngerasa dia cakep?"

Kira-kira demikianlah contoh campurtangan fetish dalam kehidupan percintaan si T. Sekian dan terimakasih.


3. Data Mining

Selamat datang di jaman multimedia, dimana segala sesuatu ada di sebuah gudang ajaib bernama Internet, dimana stalking tak lagi dilakukan sambil berjalan ditengah hari terik, dimana semboyan "Dunia dalam genggamanmu" menjadi semakin nyata.

Pada tahap ini biasanya kau mulai mencoba menggali SEGALANYA tentang dia. Jam berapa dia tidur dan bangun, apa saja kegiatannya untuk hari ini, menu makan siangnya, kalo perlu sampai warna celana dalamnya untuk hari ini pun kau perlu tahu.
Semua informasi ini dapat dengan gampangnya kau peroleh di gudang ajaib tadi. Mulai dari Facebook, Twitter, Path, Instagram, Ask.fm, Line, Soundcloud, Last.fm, dan media sosial lainnya bakal menjadi teman baikmu. Tak lupa situs blogging seperti Blogger, Wordpress, Tumblr, dan Soup juga menjadi situs langganan yang akan kau kunjungi setiap hari, bahkan setiap saat. Semua hanya untuk mengetahui kabar terbaru tentang dia.

Terdengar gila, memang. Namun begitulah kejadian di lapangan.

Sering terlintas di pikiran, "Kenapa, sih? Apa pentingnya stalking semua media sosial sampai blog pribadi nya?"
Jawabannya sih mungkin karena kita sebagai umat manusia ingin meyakinkan diri bahwa dia orang yang tepat.
Atau malah karena pengen ajah. Semudah itu.
Kalo ada para pelaku stalking dunia maya yang baca, bisa dong dikasihtau alasannya *smirk*

Ah, sekedar mengingatkan bahwa tahap ketiga ini sangat tipis. Setipis kertas, bahkan sampai setipis kulit bawang. Biasanya sih langsung tergelincir ke tahap berikutnya.


4.Love Sweet Love

"The second step toward change is acceptance" - Nathaniel Branden



Ini dia tahapan termanis dalam seluruh fase kehidupan dari jatuh cinta. Setelah di tahap kedua kau berusaha untuk menyadarinya, sekarang saatnya kau mengakuinya. Loh, kenapa nggak? Kau sudah merasa dia orang yang tepat, sampai-sampai rela meluangkan beberapa jam sehari hanya untuk mengamati media sosial miliknya. Akuilah, demi kesehatan batinmu yang sedang berkecamuk itu.

Pada tahap ini biasanya kau menyukai SEMUA tentang dia. Mulai dari suaranya, wangi parfumnya, derap langkahnya, caranya memandangimu, genre musik favoritnya, makanan kesukaannya, sampai kebiasaan-kebiasaan anehnya. SEMUANYA. Kau dapat dengan mudah mengetahui "Oh, dia sedang berjalan kesini" dengan mata tertutup, hanya karena kau sudah hapal betul kebiasaan dan caranya berjalan. Semuanya seakan terukir di setiap permukaan kulitmu, terpatri di otakmu sampai kau tak bisa lupa walau kau ingin.

Setiap lirik lagu cinta yang kau dengarkan serasa sedang membicarakan tentang hubunganmu dengannya.

Setiap kali kau menemukan update di media sosial ataupun blog miliknya, kau akan selalu merasa kelewat PeDe. Kau merasa dia pasti lagi membicarakan tentangmu, dikarenakan kecocokan kata-katanya terhadap apa yang kalian alami bersama. Setidaknya itulah yang ada di benakmu.

Setiap kau mendengarkan lagu kesukaannya di radio, wajahnya akan selalu muncul di benakmu.

Setiap kau menemukan jenis, tipe, dan model kendaraan yang sama dengan miliknya di jalanan, kau akan mencoba melihat ke pengendaranya. Hanya untuk mendapati ternyata itu bukan dia, dan menyadari bahwa ternyata kau merindukannya. Manis sekali perasaan ini. Maniss.

Bahkan ketika dia menerobos masuk kedalam mimpimu, menjadi tokoh utama dari kejadian absurd hasil reaksi kimia yang terjadi di otakmu.
Sekali...
Dua kali...
Tiga kali...
Lalu kau yakin ini bukan kebetulan. Akuilah kau tengah jatuh cinta.
Pada saat terbangun dari tidurmu, kau berusaha sekeras mungkin mengingat semuanya. Sebelum semuanya menguap begitu saja bersamaan dengan tingginya mentari.


Dalam menikmati manisnya tahap paling manis ini, biasanya terbagi kedalam dua golongan utama.

Golongan pertama adalah golongan pasif. Mereka yang termasuk kedalam golongan ini biasanya menunggu dengan sabar, berharap si 'dia' yang menyatakan perasaannya, sembari menunggu dalam diam dan doa, tentu saja sambil stalking. Mereka selalu berhati-hati dalam menafsirkan segala tingkah laku si dia, tak terburu-buru mengasumsikan bahwa mereka 'membalas' perasaan itu.

Golongan kedua adalah golongan yang aktif. Mereka ingin tau semua yang terjadi pada dia langsung dari mulut si dia. Mereka tak kenal lelah menanyakan "Kamu dimana, dengan siapa, semalam berbuat apa", mengajak pergi makan atau nonton film di bioskop, dan tak takut dianggap sok kenal sok deket (SKSD).

Pada tahap ini pula lah biasnya kau mulai merasa cemburu. "Kok dia lebih milih ngomong ama si T daripada aku? Jangan-jangan dia suka ama si T. Huft". Pemikiran semacam ini akan sering menghampiri otakmu. Membuatmu lelah secara perlahan.

"Mengetahui isi pikiran orang yang kita sukai itu menakutkan, loh"
Quote ini didapat dari komik Bakuman, dan niscaya akan membuat kalian semakin tersiksa dalam diam. Wkwk.

Pernah juga suatu hari aku mendapat sebuah chat sakti lainnya dari orang yang sama. Bunyinya:
"If I can grant you 3 questions to answer, what will you ask?"
Kalau diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, mungkin artinya "Kalau aku beri kesempatan menanyakan tiga pertanyaan untuk kujawab, apa yang akan kau tanyakan?".
Sangat kejam, sadis, dan menusuk jika ditujukan kepada orang yang sedang tergila-gila padamu

Untuk lulus dari tahap ini, diperlukan sesuatu yang sering kusebut sebagai "pengakuan dosa". "Aku mengakui dosaku, yaitu aku menyukaimu" atau sejenisnya, yang mana akan terasa sangat berat bagi mereka yang pasif, namun tak juga ringan bagi mereka yang aktif. Inilah dinding tebal yang tak harus kalian lewati.


"Pacaran itu aktifitas, bukan status" - Quote dari orang yang ngirim chat.
Diharapkan quote ini bisa menghibur kalian semua yang masih terjebak dalam diam dan tidak berani mengakui dosa. Cheer up! Time waits for no one. :D


--------------------------------------------------


Hello, Wamy here.
Jumpa lagi disini setelah sekiaaaaaaan lama.
Kali ini ngebahas masalah gulagula manis bagi setiap anak muda. Semoga kalian menikmatinya sebagaimana aku menikmati saat-saat menulisnya.
Ga nyangka bakal jadi wall of text kayak gini. Hahaha

Sebenernya masih ada beberapa tahap lagi setelah tahap keempat itu, akan tetapi perlu diracik sedikit lebih rapi biar ga berakhir gloomy.
Jujur, paruh akhir dari tahap keempat juga sudah mulai terasa gloomy, makanya aku memutuskan untuk berhenti sampai disini, setidaknya untuk saat ini.

So, I lay my pen down for now.



Yogyakarta, 27 Mei 2015
"Disela-sela sprint review, malah bikin kerangka blogpost"

Baca Selengkapnya....

Kamis, 21 Mei 2015

Spring

Winterstorm has ended
But last spring’s scent still remain
Like it’s only yesterday
Yet it’s actually far away

My heart is whispering
Whether I should enjoy this thing
My brain is smirking
Whether I could forget the last spring

While I look upon the window
I see many people enjoy this season
Then I think I know
I want this spring for me
Only me

Although this spring is rather cold
It still draw a smile on my face
Throw a smirk
Steal a glance
Enjoy every single bit of its time

Dear spring,
Let’s have a dinner
Enjoying this cherry blossom
And the smiling moon
Just you and I



Yogyakarta, 21 Mei 2015

“Sambil cengar-cengir baca puisimu”

Baca Selengkapnya....

Jumat, 24 April 2015

Random Book reports - Edisi Januari s/d April 2015

Sekian lama ga ngelaporin hasil garapan. Tadinya mau garap Genji Monogatari nya Murasaki Shikibu, tapi mumet. Akhirnya dibalikin lagi ke backlog, dan berakhir ngegarap beberapa buku yang jauh lebih ringan dan renyah.



Paulo Coelho - Alchemist


Oke, pertama kali kenal buku ini gegara abis baca Alchemist nya Scott. Kali itu lagi googling nyari material tambahan buat nulis report tentang itu buku. Entah kenapa, malah sesat ke Alchemist nya Paulo Coelho. Pas liat reviewnya orang-orang, kok kayaknya ini buku bagus ya. Akhirnya bertanyalah kepada Babeth yg juga meng'iya'kan, dan belilah.

Singkat cerita, mulailah ini buku dibaca.

Ceritanya ada seorang anak gembala (Ya, anak gembala. Bukan Alchemist) yang tiba-tiba dapat mimpi yang mengatakan bahwa ada harta karun di piramida. Ga Cuma mimpi sekali, tapi mimpi berulang-ulang. Ini yang bikin dia berpikir "Ah! Mungkin ini pertanda dari langit" atau semacamnya.

Suatu hari, akibat terlalu yakin dijualnya lah ternaknya sebagai modal merantau ke piramida. Dalam perjalanannya ke piramida dia sempat bertemu peramal, raja, penjual kristal, sampai akhirnya dia bertemu sang Alchemist.

Makin menuju halaman akhir, makin sarat terasa makna yang ingin disampaikan penulis. Bagaimana mengejar mimpi-mimpi kita itu begitu penting. Bagaimana disetiap perjalanan kita akan menemukan halangan dan cobaan. Tetap berusaha dan jangan menyerah, atau kau akan menyesal. Wajar kalau buku ini lebih terasa sebagai buku motifasi daripada novel.

"Jikalau kau sangat mengharapkan sesuatu, niscaya seisi jagad raya akan berusaha membantu mewujudkan impianmu"

Kesimpulannya, buku ini emang bagus. Cocok mengobati hati yang lagi galau ditengah perjuangan meraih mimpi :)




George Orwell - Animal Farm


Pas liat di toko buku:
"George Orwell,, asa pernah denger. Dimana yak. OH! 1984 (sambil ngebayangin list-list buku belom digarap yang ada di backlog)"
Dan akhirnya beli.

Kalo diliat dari cover nya sih, kayak buku dongeng sebelum tidur. Judulnya, Animal Farm; Peternakan Binatang. Gambar sampulnya, warna dominan merah + gambar babi. "Mungkin kombinasi 3 babi kecil ama si kerudung merah".
Mulai dibaca,,
Wuasem. Fabel, Satire, Alegori jadi satu. Butuh kemampuan otak lebih buat bisa mengerti apa yang dimaksud di buku ini. Gaada hubungannya sama sekali ama dongeng anak-anak (walau kayaknya anak-anak bakal tetap tidur gegara ga ngerti isinya).

Ceritanya ada sebuah peternakan (Jones Farm, kalogasalah) yang isinya standar peternakan lah. Ada kuda, sapi, babi, ayam, domba, anjing, dkk. Suatu malam, babi paling tua dan paling bijak mimpi kalo bakal ada pemberontakan dari binatang melawan manusia. Dan selang beberapa minggu, kejadian deh. Pak Jones si pemilik Peternakan Jones diusir paksa sama binatang-binatangnya.

Dimulailah kemerdekaan para binatang.
Lalu setelah merdeka kehidupan jadi gampang? Tidak bung. Karena babi yang memulai revolusi ada 2 ekor, ujung-ujungnya terjadi perebutan kekuasaan. Belum lagi masalah gimana caranya ngejalani itu peternakan tanpa campur tangan manusia. Pastinya seru.





Dee - Filosofi Kopi


Kali ini bukunya Dee. Untuk pertama kalinya beli dan baca buku bikinan Dee.

Pertama kali tau eksistensinya, pas rilis seri Supernova buku 5; Gelombang (Walau Perahu Kertas udah dijadiin film, ga tau kalo yang bikin bukunya itu si Dee). Waktu itu ada seorang teman pecinta buku lain yang kayaknya excited banget dapet bukunya. Dan mulai sejak itu pasang niat buat beli bukunya Dee. Dan akhirnya kesampaian setelah film Filosofi Kopi mulai diputar.

Pertama baca bukunya: "Wow, yang bikin buku ini orang pinter!". Seketika itu pula gue langsung jatuh hati <3. Tentu saja sejak saat itu mulai ngumpulin duit buat ngoleksi buku-bukunya :3

Buku Filosofi Kopi ini isinya kumpulan cerita pendek yang ditulis dari 1995-2005 (kalo ga salah). Gaya penuturannya adalah gaya selama ini gue junjung tinggi dan berusaha gue capai; Bisa dinikmati sebagai camilan, bisa ditelaah lebih dalam menjadi makanan berat.




Sekian itu tadi laporan buku yang dibaca dari Januari-April 2015
Semuanya buku tipis, dikarenakan lagi banyak game yang mesti digarap (Hyperdimension Neptunia Re;Birth, Fantasy Life, Pokemon ORAS, sampe Monster Hunter 4 Ultimate).

Buku berikutnya, 1984 nya George Orwell. Semoga kelar sebelum bulan Mei berakhir

Baca Selengkapnya....

Selasa, 10 Maret 2015

Rematch

Watching the hands of the time
Counting every round they take
Waiting for the line to come
As I murmur against it
"Hurry! Hurry!!" I plead

Here they come!

Secretly stole a glance to my left side
Wear a faint smile on my lips
Pretend to forget the time
As I murmur against it
"Slow down! Slow down!" I plead

To the moon, star, and light
In the west side of this huge peninsula
To the butterflies
In this stomach of mine
And to the world
In that being


As I enjoy this ephemeral fireworks
"Please, stop the time" I plead

Baca Selengkapnya....

Senin, 05 Januari 2015

The Cuckoo's Calling by Robert Galbraith


-Oktober 2014-
Pertama liat cover belakang bukunya, lah ternyata bikinan J.K. Rowling pake pen name Robert Galbraith.
Liat genre nya, misteri. wooow (sambil liat tumpukan koleksi Agatha Christie)
Oke, beli!

Kesan pertama pas baca beberapa halaman adalah, wow. Berasa disedot ke dunia bukunya.
Dan si Cormoran Strike, tokoh utama buku ini, rasanya punya sisi humor dan kepribadian yang ga ada dari Hercule Poirot. Kalo difilemin, mungkin bapak Robert Downey Jr. bisa cocok *mengingat si Strike mirip2 karakter Tony Stark*


-Januari 2015-
Sampai tengah2 buku, eeh kok rasanya kurang cocok yah kalo RDJ yg meranin?!
yasudahlah gausah ngambil pusing tentang siapa yg meranin
BTW,, bakal jadi TV Series BBC One katanya~


Kalo dibandingin antara cerita detektif di komik2 (Conan, Kindaichi),
cerpen2 misteri majalah bobo,
buku2 Agatha Christie,
serta cerita2 detektif lain yg gw pernah baca,, ini novel nya nyamaaaan banget
Alurnya ngaliiir, suasana London nya pun kebayaang banget.
Simply put, charming!

Kalo dari segi trik sebenernya simple
Ga kayak di komik Conan yg cepat dan banyak,
Ga kayak Kindaichi yang ribet,
cuma perlu perhatian lebih untuk detail2 yang diberikan sepanjang perjalanan
dan karna kapasitas ingatan jangka pendek gw kecil, rada susah buat ngingat2 ini detil2 nya
Apalagi tokohnya buanyak

Buat ending nya sih, wao
Hampir membuat shock
Karna gw udah pernah baca The Murder of Roger Ackroyd nya Agatha Christie, makanya rada kebal ama ending sejenis ini
Buat yang ga pernah baca Roger Ackroyd bisajadi ini mengejutkan
So, brace yourself :)


Kesimpulannya,
Charming!
Buat pecinta novel misteri, bisa jadi tambahan di daftar koleksinya
Buat non pecinta novel misteri, bisa dicoba. Kali aja ntar ujung2nya malah naksir :3


Next book in line is:
Genji Monogatari (The Tale of Genji) by Murasaki Shikibu
English translated, nemu di Kinokuniya Malaysia kemaren
Semoga ga mabok, mengingat novel Engrish yg pernah dibaca cuma Light Novel yang ringannya luar biasa

Tapi kayaknya bakal ke-distract sama Fantasy Life nya LEVEL5
OTL

Baca Selengkapnya....

Senin, 01 Desember 2014

5 Centimeter Per Second (Novel) by Makoto Shinkai


Udah lama menunggu buku ini rilis di toko buku lokal (karna kalo pesen langsung dari publishernya, harga ongkir nya ga manusiawi)

Ga banyak orang bisa paham isi film nya pada saat pertama nonton. Habis nonton 3 kali aja masih ada yg belom paham isinya. Oleh karena itu ada baiknya kalian baca juga novel ini untuk mencari sudut pandang lain.

Sama kayak filmnya, buku ini juga dibagi jadi 3 chapter.
Chapter pertama yang bercerita tentang kehidupan masa kecil tokoh utamanya.
Chapter kedua yang bercerita tentang kehidupan masa SMA,
dan Chapter ketiga yang bercerita tentang kehidupan dewasa dari si tokoh utama.

Bedanya adalah, di buku ini perasaan tiap karakternya bakal lebih tersampaikan. Bagaimana isi pikiran mereka, yang tidak tersampaikan dari film nya. Tiap kalimatnya bisa membuat hati ini terasa hangat. Kadang sampai senyum-senyum sendiri juga. Jadi, rasanya ga salah kalo si pengarang bilang dia bikin ini biar orang-orang pada bahagia.

Perbedaan lainnya adalah kalo di film nya chapter 3 itu chapter paling pendek, di bukunya chapter 3 itu ga sependek itu. Dan yang mengejutkan adalah, mengetahui bahwa si tokoh utama pekerjaannya adalah Programmer. wkwkwk.
Dan juga isi surat si tokoh utama yg ketiup angin di chapter 1,
dan isi surat si cewe yg gasempat diberikan.
Bener-bener bikin "fuwa-fuwa" gitu deh.


Sangat direkomendasikan buat teman-teman pecinta karya Makoto Shinkai

(
sebenernya buku ini kelar di bulan November,
dan ditulis juga di November,
tapi di-post & dimasukin jatah Desember aja lah yah :p
Seperti biasa, sekitaran akhir tahun banyak game2 yang mesti dimainin @_@
)

Berikutnya, garap The Cuckoo's Calling nya Robert Galbraith *akhirnya*

Baca Selengkapnya....

Selasa, 18 November 2014

Botchan by Natsume Soseki



Botchan
Pertama kali baca judulnya sempat mengira kalo ini novel tentang kehidupan bocah kaya.
Yah apapun itu, ada kaitannya sama orang berada lah intinya. Ternyata pas dibaca, eh ternyata salah banget. Isinya gaada kaitannya sama sekali ama bocah kaya. Satusatunya hubungan antara Botchan ama ceritanya adalah, si tokoh utama dipanggil Botchan sama mantan pembantunya. Udah gitu doang.


Novel ini berkisah tentang seorang pemuda (sebut saja Botchan).
Si Botchan ini dulunya orang Tokyo. Trus dia kuliah, abis itu pengangguran. Eh taunya dia dapet kerja di semacam pedesaan gitu deh. Naah ini novel bakal berkutat tentang pengalamannya di desa itu.

Diceritanya sih si Botchan ini orangnya jujur, blak-blak'an, pendirian keras, moralnya bagus. Waktu dia di pulau dia ketemu banyak orang;
Si Landak yang dari luar keliatan biasa aja tapi ternyata guru favorit,
Si Kemeja Merah yang dari luar keliatan baik,
Si Badut yang kerjanya ngikutin orang terus,
Si Tanuki yang plin-plan

Kalo aku sih ngerasa ceritanya rada susah buat dimengerti. Mungkin karena ini novel dari jaman yang berbeda jauh dari jaman sekarang. Entah.


Jadi kalo gw disuruh ngasih rate, mungkin bakal ngasih 6/10 kali yah :)

Sekian hasil garapan buku bulan ini.
Garapan berikutnya 5 Centimetre per Second nya Makoto Shinkai :)

Baca Selengkapnya....